Mahasiswa KKN Universitas Madako dan Polsek Ogodeide Gelar Sosialisasi Pencegahan NAPZA bagi Pelajar


TOLITOLI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-32 Desa Bilo, Universitas Madako (Umada) Tolitoli, bersinergi dengan Polsek Ogodeide menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) bagi pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, pada Kamis (30/7/2026), dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Ogodeide serta SMP Negeri 6 Ogodeide.

Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap generasi muda dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan NAPZA yang dapat merusak kesehatan, masa depan, dan kehidupan sosial pelajar. Melalui kegiatan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan mengenai berbagai jenis NAPZA, dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolsek Ogodeide, IPTU Laurens Stevanus S. Dossy, Kepala Desa Bilo, mahasiswa KKN Angkatan ke-32 Desa Bilo Universitas Madako, para guru, serta seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Ogodeide dan SMP Negeri 6 Ogodeide. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Dalam kesempatan itu, IPTU Laurens Stevanus S. Dossy menyampaikan bahwa penyalahgunaan NAPZA menjadi salah satu ancaman serius bagi generasi muda. Oleh karena itu, pelajar harus memiliki pemahaman yang baik mengenai bahaya narkoba agar mampu melindungi diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan maupun pergaulan yang berisiko.

Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan NAPZA tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan seseorang. Selain menyebabkan gangguan kesehatan, penggunaan narkoba dapat menurunkan prestasi belajar, memicu tindakan kriminal, merusak hubungan dengan keluarga, hingga berujung pada sanksi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolsek juga mengajak seluruh peserta untuk berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, pelajar memiliki peran penting sebagai agen perubahan dengan menjadi contoh bagi teman sebaya serta ikut menyebarkan informasi mengenai bahaya NAPZA di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai jenis-jenis narkoba, modus peredaran yang sering menyasar kalangan remaja, serta langkah yang harus dilakukan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekitar.



Mahasiswa KKN Universitas Madako menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi narkoba, serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas. Sinergi dengan Polsek Ogodeide diharapkan mampu memperkuat edukasi kepada pelajar sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari penyalahgunaan NAPZA.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN dan Polsek Ogodeide berharap para pelajar semakin memahami bahaya penyalahgunaan narkoba serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Edukasi sejak usia sekolah dinilai menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi yang sehat, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

0/Post a Comment/Comments

Iklan

View