Remaja Tolitoli Asah Kemampuan Komunikasi Melalui Pelatihan Public Speaking


Tolitoli
– Kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu keterampilan yang semakin dibutuhkan oleh generasi muda di era modern. Menyadari pentingnya hal tersebut, sejumlah organisasi kepemudaan dan pelajar di Kabupaten Tolitoli menggelar kegiatan pelatihan yang difokuskan pada pengembangan kemampuan berbicara di depan umum bagi kalangan remaja.

Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN Tolitoli pada Rabu (10/6/2026) itu mempertemukan peserta dari berbagai Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Kabupaten Tolitoli. Selain menjadi ruang belajar, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat jejaring antaranggota PIK-R dan Forum Generasi Berencana (GenRe).

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan materi mengenai teknik komunikasi efektif, penyampaian pesan yang terstruktur, penguasaan panggung, hingga cara membangun rasa percaya diri saat berbicara di hadapan publik. Para peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung materi yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Tolitoli yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai bahwa kemampuan komunikasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi muda. Menurutnya, remaja yang mampu menyampaikan gagasan dengan baik akan lebih mudah beradaptasi serta berkontribusi di lingkungan sosial maupun organisasi.

Ia menambahkan bahwa keterampilan berbicara di depan umum bukan hanya dibutuhkan oleh mereka yang aktif berorganisasi, tetapi juga menjadi bekal penting dalam dunia pendidikan dan pekerjaan di masa mendatang. Karena itu, pelatihan semacam ini dinilai perlu terus didorong agar semakin banyak remaja memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam berbagai simulasi dan latihan yang dirancang untuk meningkatkan keberanian berbicara. Metode tersebut diharapkan mampu membantu peserta mengatasi rasa gugup sekaligus meningkatkan kemampuan menyampaikan ide secara lebih efektif.

Selain membahas teknik berbicara, pelatihan juga menekankan pentingnya etika komunikasi, kemampuan mendengarkan, dan cara membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Nilai-nilai tersebut dianggap penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya percaya diri, tetapi juga mampu berkomunikasi secara santun dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur yang selama ini aktif dalam pembinaan remaja, termasuk pengurus Forum GenRe Kabupaten Tolitoli, Duta GenRe, tokoh kepemudaan, serta perwakilan sekolah. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda di daerah.

Di akhir kegiatan, para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam berbagai aktivitas, baik di lingkungan sekolah, organisasi, maupun masyarakat. Dengan kemampuan komunikasi yang semakin baik, generasi muda diharapkan dapat menjadi penyampai informasi yang efektif, pelopor kegiatan positif, serta agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

0/Post a Comment/Comments

Iklan

View