BPKAD Tolitoli Pastikan Aset Daerah di Luar Kabupaten Tetap Aman dan Dimanfaatkan Optimal


TOLITOLI – Pemerintah Kabupaten Tolitoli terus memperkuat pengelolaan aset daerah yang berada di luar wilayah kabupaten sebagai bagian dari upaya menjaga kekayaan daerah sekaligus memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), pemerintah melakukan pemantauan terhadap sejumlah aset strategis yang tersebar di berbagai daerah. Aset tersebut meliputi fasilitas penunjang pendidikan, termasuk asrama mahasiswa yang selama ini digunakan oleh putra-putri Tolitoli yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

Kepala BPKAD Kabupaten Tolitoli, Budi Y. Katiandago, mengatakan keberadaan aset daerah tidak hanya memiliki nilai administratif, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, pengelolaan aset harus dilakukan secara serius, mulai dari pendataan, pengamanan, hingga pemeliharaan.

Menurutnya, seluruh aset yang berada di luar Kabupaten Tolitoli saat ini masih dalam kondisi baik dan dapat digunakan sesuai fungsinya. Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan rutin guna mengantisipasi berbagai potensi masalah yang dapat muncul di kemudian hari.

“Pengawasan terhadap aset daerah harus dilakukan secara berkesinambungan. Selain menjaga kondisi bangunan, langkah ini penting untuk memastikan aset tetap berada dalam penguasaan pemerintah daerah dan digunakan sesuai peruntukannya,” kata Budi, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, aset pemerintah merupakan bagian dari kekayaan daerah yang dibangun menggunakan anggaran publik. Oleh sebab itu, keberadaannya harus dijaga agar tidak mengalami penurunan fungsi maupun kehilangan nilai manfaat.

BPKAD juga terus melakukan pembaruan data dan verifikasi dokumen kepemilikan aset sebagai langkah antisipatif dalam memperkuat legalitas seluruh aset milik pemerintah daerah. Upaya tersebut dinilai penting mengingat aset yang berada di luar wilayah sering kali menghadapi tantangan pengawasan yang lebih kompleks dibanding aset yang berada di daerah sendiri.

Selain aspek pengamanan, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap efektivitas pemanfaatan aset. Fasilitas yang telah dibangun diharapkan benar-benar dapat digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga tujuan pembangunan aset tersebut dapat tercapai.

Salah satu aset yang menjadi perhatian adalah asrama mahasiswa yang berada di luar daerah. Fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa asal Tolitoli memperoleh tempat tinggal yang layak selama menjalani pendidikan.

“Keberadaan asrama mahasiswa merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemanfaatannya harus tepat sasaran dan tetap terjaga keberlangsungannya,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli menilai pengelolaan aset yang baik merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan yang sehat. Selain menjaga nilai aset, langkah tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengelola kekayaan daerah secara transparan dan akuntabel.

Ke depan, BPKAD akan terus memperkuat sistem pengawasan serta melakukan evaluasi berkala terhadap seluruh aset daerah yang berada di luar wilayah Kabupaten Tolitoli. Langkah ini diharapkan mampu memastikan seluruh aset tetap memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah dalam jangka panjang.

Dengan pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tolitoli optimistis aset-aset daerah yang telah dibangun dapat terus menjadi sarana pelayanan publik yang produktif, bermanfaat, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

0/Post a Comment/Comments

Iklan

View